
Perbedaan Variabel Bebas dan Variabel Terikat Serta Contohnya
Smp1pringapus.sch.id. Variabel merupakan besaran yang dapat berubah dan berpengaruh terhadap sebuah hasil penelitian. Adanya variabel akan mempermudah dalam menganalisis sebuah permasalahan ilmiah.
Variabel di dalam suatu penelitian terdiri dari beberapa komponen, yaitu perlakukan, faktor, dan berbagai atribut yang akan diambil menjadi simpulan dari hasil kajian penelitian. Secara praktis, variabel penelitian dapat berupa apa saja, bisa sebuah objek, jumlah, waktu, perasaan, peristiwa, dan bahkan ide.
Variabel bebas dan variabel terikat adalah dua jenis variabel yang biasa digunakan peneliti untuk merumuskan hipotesis atau dugaan sementara.
Di dalam melakukan penelitian, sangat penting untuk menentukan apa yang menjadi variabel bebas dan apa yang menjadi variabel terikat. Jika seorang peneliti salah dalam menentukan kedua variabel tersebut, maka model penelitian yang dibangun tidak akan terlaksana dengan baik.
Variabel bebas dan variabel terikat juga dapat digunakan peneliti untuk menyusun teori dan menjelaskan fenomena pada variabel yang diteliti.
Perbedaan Variabel Bebas dan Variabel Terikat
Berikut ini adalah perbedaan variabel bebas dan variabel terikat serta contohnya.
1. Variabel Bebas (Variabel Independen)
Variabel bebas atau variabel independen adalah variabel yang posisinya mampu berdiri sendiri, sehingga tidak terikat dengan variabel lainnya. Dengan demikian, variabel bebas merupakan variabel yang dapat memengaruhi variabel terikat.
Karena mampu berdiri sendiri dan memengaruhi variabel lainnya, maka keberadaan variabel ini sangat pending dalam penelitian atau proses pengkajian bidang keilmuan tertentu.
Variabel bebas tidak dapat dipengaruhi oleh variabel lain, akan tetapi justru memengaruhi variabel lain, Dengan demikian, variabel bebas merupakan variabel yang dapat memengaruhi variabel terikat.
Variabel bebas pada umumnya dapat diubah-ubah untuk mengetahui hubungan yang lebih tepat engan variabel-variabel lainnya.
2. Variabel Terikat (Variabel Terikat)
Berbeda dengan variabel bebas, maka variabel terikat atau variabel dependen tidak mampu berdiri sendiri dan sangat tergantung dari variabel lainnya. Variabel terikat tidak dapat diubah-ubah seperti halnya variabel bebas.
Penelitian digunakan untuk mengukur perubahan-perubahan yang terjadi pada variabel terikat yang dipengaruhi oleh variabel bebasnya. Apabila peneliti mengubah variabel bebasnya, maka akan memengaruhi hasil pengukuran pada variabel terikat.
Contoh :
“Pengaruh kadar air terhadap pertumbuhan tinggi tanaman mangga.”
Sesuai judul penelitian tersebut, diketahui bahwa yang menjadi variabel bebas adalah kadar air, sedangkan variabel terikatnya, yaitu tinggi tanaman mangga.
Jika variabel bebas diubah, misalnya diganti dengan pupuk, maka peneliti harus mengukur kembali pengaruh dari pengubahan variabel bebas tersebut.
Demikian perbedaan variabel bebas dan terikat serta contohnya. Semoga bermanfaat.